
Ibu sebagai Sign of God Blessing
ESAI
Oleh: Aviskha Izzatun Noilufar
1/1/2026
PANTAUAN jalur langit 24 jam bahkan sampai setelah mati adalah Tuhan. Sedangkan pantauan jalur dunia dan seisi rumah, sampai sosoknya dipanggil oleh tuhan adalah namanya tetap Ibu dan tidak bisa tergantikan oleh AI. Esok Tanpa Ibu sebuah film yang akan tayang pada bulan januari 2026 di bioskop seluruh Indonesia, yang menceritakan peran Ibu yang sudah pergi apakah bisa digantikan AI?
AI menjadi trending topik kekinian. AI memang unggul dalam kecerdasan intelektual (IQ) cepat menghitung, menganalisis data, dan menyusun strategi. Namun IA memiliki keterbatasan mendasar salah satunya dinamakan kecerdasan spiritual (SQ). AI tidak memilikinya. Ia hanya memberikan informasi tentang etika atau agama, tetapi tidak bisa mengalami pengalaman spiritual secara langsung. Contohnya pengalaman spiritual seorang Perempuan mempersiapkan dirinya menjadi seorang Ibu.
Biasanya orang yang tertaut dengan sosok Perempuan yang ujung-ujungnya di dapur, sumur, dan kasur atau disebut "Cuma" Ibu rumah tangga. Kalimat "Cuma" Ibu rumah tangga, terbiasa keluar dengan mudahnya dari orang yang tidak tahu apa ikon yang sebenarnya dari julukan Ibu. Dalam berbagai teks, frasa kunci "Ibu" memiliki beragam makna. Dalam berbagai konteks keagamaan dan filosofis, frasa ini mewakili figur pengasuh, entitas Ilahi, atau ikatan keluarga. Di balik makna ibu ternyata peranannya tidak hanya terbatas pada aspek fisik, melainkan juga melibatkan dimensi spiritual dan emosional. Dalam keberadaannya, Ibu tidak hanya memberikan makanan dan perlindungan tetapi juga memberikan fondasi moral dan spiritual bagi anak-anaknya, bahkan keluarga. Al-Qur'an menekankan pentingnya mendidik anak dengan ajaran yang baik dan penuh kasih sayang.
God Blessing yang berarti berkah tuhan. Berkah pada dasarnya berasal dari Bahasa Arab Barakah. Kata barakahmenurut Ibnu Manzur dalam Lisan al-'Arab bermakna al-ziyadah yang berarti tambahan, nilai tambah; al-sa'adah(kebahagiaan), al-du'a (do'a), dan al-manfa'ah (kemanfaatan). Secara istilah barakah adalah subut al-khair al-ilahiy fi al-syai (tetapnya kebaikan dari Allah dalam sesuatu). Sampai Rasulullah SAW menyebutkan kata "Ibu" tiga kali berturut-turut sebelum ayah dalam hadist yang sangat masyhur. Bahkan sejarah tentang kisah do'a ibu adalah berkah telah tercatat dalam kisah-kisah orang terdahulu. Seperti Imam Syafii, berkah do'a ibunya beliau menjadi ulama besar yang berilmu dan bermanfaat. Sulaim bin Ayyub, lidahnya yang kaku saat belajar Al-Qur'an menjadi lancar setelah meminta doa ibunya, kemudian menjadi ulama besar di kemudian hari. Dan kisah Umar bin Abdul Aziz, do'a ibunya membentuknya menjadi pemimpin yang adil dan bertakwa. Ternyata berkah tuhan ada dalam kekuatan spiritual do'a Ibu.
Sisi spiritual itu seharusnya sudah tertanam pada diri sosok Perempuan untuk mempersiapkan menjadi sosok Ibu. Bukan hanya mempersiapkan tapi dipraktekkan begitu waktunya tiba. Sisi spiritual Perempuan yang sesungguhnya, Perempuan yang pandai berdo'a. Perempuan yang Wanita, wani tapa: berani bertapa. Perempuan yang menghadapi badai apapun tetap tenang, tapi senantiasa terhubung dengan yang maha kuasa.
Perempuan tidak boleh berhenti belajar, begitu juga ketika menjadi sesosok "Ibu". Sebab jika menjadi Ibu yang harus bisa tutur, uwur, dan sembur. Tutur, artinya mampu memberikan nasihat. Uwur, artinya mampu memberikan bekal materi. Dan Sembur, artinya mampu mendoakan.
Stigma "Cuma" Ibu rumah tangga, ternyata tidak bisa digantikan siapapun bahkan AI tidak bisa menirunya. Kecuali anak Perempuan dari Ibu sebagai berkah tuhan. Di dalamnya ada Ridha Allah, do'a yang mustajab, pahala, dan ampunan dosa. Ibu Sebagai Sign Of God Blessing, memang seorang pahlawan sejati, Perempuan hero. Hatinya telaga istimewa, tempat keluarga menemukan rumah dan sejatinya surga.(*)
--------------------------
AVISKHA IZZATUN NOILUFAR, S.Pd.
Seorang Guru, Copywriter dan Penulis. Peraih beberapa penghargaan kepenulisan dan jurnalistik tingkat mahasiswa. Domisili di Jepara, Jawa Tengah.


Senandung Penantian, karya Putut Pasopati


DAFTAR PUSTAKA
Kang Maman. 2024. … dan janda itu Ibuku. Grasindo: Jakarta
Djaelani, Widodo. 2025. Pencerahan dari dalam: mengapa kecerdasan spiritual (SQ) tak bisa digantikan AI?. Trobos.Co. https://trobos.co/opini/pencerahan-dari-dalam-mengapa-kecerdasan-spiritual-sq-tak-bisa-digantikan-ai-bagian-2-habis/. 19 Desember 2025
Faizin, Muhammad. 2023. Ayat-ayat Al-Qur'an Tentang Peran dan Mulianya Sosok Ibu. NU Online. https://islam.nu.or.id/ilmu-al-quran/ayat-ayat-al-qur-an-tentang-peran-dan-mulianya-sosok-ibu-PEgkt. 19 Desember 2025
Nor Laila, Azza. 2017. Kunci Santri Meraih Berkah Adalah Harakah. Ftk. Unisnu. https://ftk.unisnu.ac.id/kunci-santri-meraih-berkah-adalah-harakah. 19 Desember 2025
Wisdom Library. Significance of Mother. https://www.wisdomlib.org//concept/mother. 19 Desember 2025
Anis, Khilma. 2025. Catatan Postingan. https://www.instagram.com/p/DQS5qGKCRhv/?igsh=NzJxODhqM2R6ZTQ4. 18 Desember 2025
Anis, Khilma. 2025. Catatan Postingan. https://www.instagram.com/p/DQDawdfCcUP/?igsh=MXVobWplc2pyZTAwaQ==. 19 Desember

